X

Sunday, January 30, 2022

Mengenal dan Contoh Program c++ Perulangan dan Percabangan If


 

Seperti diketahui bersama ada 6 percabangan dalam pemrograman C++, dan percabangan if sendiri adalah salah satunya. Ulasan kali ini akan membahas tentang dan juga contoh program c++ perulangan dan percabanganif yang dimaksud.


Apa itu percabangan if dan contohnya

Percabangan if sendiri adalah salah satu jenis percabangan yang hanya mempunyai 1 jenis blok pilihan, dalam sebuah kondisi yang mempunyai nilai benar.


Misalnya saja contoh flowchart yang akan Anda buat adalah :
“ Apabila total belanja Anda lebih besar dari Rp 200.000. Maka akan tampil pesan Selamat, Anda berhak memperoleh hadiah”.


Lalu kalau dibawah RP 200.000, bagaimana ?
Tentunya pesan tersebut tidak akan tampil.


Dalam program C++

Jika dibuat dalam program C++, maka contoh program c++ perulangan dan percabangan yang harus Anda buat adalah menggunakan file dengan nama if.cpp, kemudian isi
dengan menggunakan kode :


#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
    cout << "=== Program Untuk Pembayaran ===" << endl;
    unsigned int total_belanjaan
    cout << "Masukan total belanjaan: ";
    cin >> total_belanjaan;
    // menggunakan percabangan if
    if(total_belanjaan > 200000){ cout << "Selamat! Anda berhak memperoleh hadiah" << endl;}
    cout << "Terimakasih sudah berbelanja di supermarket kami" << endl; return 0;}


Kompilasi kode

Berikutnya kompilasi kode tersebut, dengan menggunakan perintah :


•    g++ if.cpp -0 if


Kemudian eksekusi dengan menggunakan perintah :
•    ./if


Jadi dengan menggunakan kode seperti di atas, maka hasilnya :


•    // menggunakan percabangan if
if(total_belanja > 100000){ cout << "Selamat! Anda dapat hadiah" << endl; }


Keterangan
Yang perlu Anda ketahui disini adalah, deretan angka dan tulisan di atas, disebut dengan blok program. Seperti yang dapat dilihat, blok program sendiri adalah sekumpulan ekspresi dan juga statement yang harus dikerjakan oleh komputer.


Terutama dalam program tipe data c++, biasanya akan selalu diawali dengan tanda buka kurung kurawal, dan diakhiri dengan kurung tutup kurawal. Hal tersebut untuk memberikan keterangan lebih jelas, akan batasan sebuah program perintah 1 dengan program perintah yang lainnya.


Apabila dalam blok, seperti yang ditulis di atas, hanya terdapat 1 baris ekspresi, atau juga statement, maka Anda tidak boleh menulisnya dengan tanda kurung.


Jadi yang sebaiknya Anda lakukan adalah :


•    if (total_belanjaan > 200000)
cout << "Selamat! Anda
berhak mendapatkan hadiah" << endl;


Demikianlah beberapa ulasan tentang program dan juga contoh program c++ perulangan dan percabanganif lengkap dengan penjelasannya. Semoga dengan adanya ulasan kali ini, Anda jadi lebih mengerti tentang perulangan dan juga percabangan if. Mengingat ini adalah salah satu percabangan yang juga sering digunakan, selain tentunya 5 percabangan lainnya.  


Tags : Contoh program C++, perulangan dan percabangan if, contoh perulangan dan percabangan if, tentang perulangan dan percabangan if.   


Mengenal Bahasa Pemrograman Perulangan For C++


 

Dapat dikatakan, perulangan for c++ ini adalah salah satu jenis perulangan yang cukup banyak  digunakan, selain perulangan while dan perulangan do while. Selain itu bahasa perulangan for ini juga berbeda dengan perulangan while dan do while. Dimana pada perulangan yang satu ini, Anda sudah mengetahui jumlah dari proses perulangan tersebut, sedangkan pada yang lainnya Anda belum mengetahuinya secara pasti.


Komponen dalam perulangan for C++

Dalam struktur perulangan atau yang dalam bahasa Inggris disebut dengan loop, tidak lain adalah instruksi kode program yang tujuannya untuk mengulang beberapa baris perintah. Sedangkan dalam merancang perulangan for c++, terdapat 3 jenis komponen perulangan for yang harus Anda ketahui, antara lain :


1.    Kondisi awal perulangan
2.    Kondisi pada saat perulangan
3.    Kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berhenti.  


Struktur perulangan for C++
Ketika Anda akan belajar tentang tipe data c++ dalam hal ini perulangan for C++, tentunya akan ada  format dasar yang menjadi strukturnya. Adapun struktur perulangan for yang dimaksud antara lain :


1.    Start / inisialisasi

Seperti namanya start sendiri adalah sebuah kondisi awal perulangan. Dimana umumnya kondisi awal ini sendiri berisi perintah untuk memberikan nilai pada variabel counter itu sendiri.
Adapun variabel counter sendiri adalah sebuah variabel yang akan menentukan berapa banyak perulangan yang akan dilakukan. Dalam hal ini banyak programer yang menggunakan variabel i sebagai variabel counter yang digunakan. Sebenarnya penggunaan variable jenis ini memang tidak harus, karena programer sendiri dapat menggunakan variabel lainnya.   


2.    Condition / kondisi

Ini adalah sebuah kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan dapat berjalan sebagaimana mestinya. Selama kondisi atau condition tersebut dipenuhi, maka compiler bahasa C++ akan terus berulang ulang. Contohnya ketika Anda menggunakan condition berisi i < 7, maka selama variabel counter i, yang berisi angka kurang dari 7, akan terus melakukan perulangan.    


3.    Increment / modifier

Berikutnya ada Increment, dimana ini adalah salah satu bagian yang digunakan untuk memproses variabel counter agar mampu memenuhi kondisi akhir dari perulangan itu sendiri. Pada bagian ini, biasanya selalu diakhiri atau dieksekusi di setiap perulangan itu sendiri.


Alasan disebut dengan increment sendiri, karena biasanya isinya tentang operasi increment, seperti i++, yang sebenarnya artinya sama dengan i = i + 1. Artinya dalam setiap perulangan, maka variable i akan dinaikkan sebanyak 1 angka. Atau Anda juga dapat menggunakan penilaian lain, seperti i = i + 2. Yang artinya, variabel counter akan dinaikkan 2 angka, setiap perulangan dilakukan.


Dalam hal ini ada juga yang dimaksud dengan istilah iterasi / iteration, dimana arti dari istilah yang satu ini adalah 1 kali perulangan. Ini adalah salah satu istilah yang sering digunakan ketika membahas tentang struktur perulangan itu sendiri.


Demikianlah beberapa informasi tentang perulangan for c++. Dimana ini adalah salah satu bahasa pemrograman yang cukup sering digunakan.


Tags : Bahasa perulangan for c++, bahasa perulangan for, struktur perulangan for, komponen perulangan for.


Struktur Perulangan Dalam While C++ Yang Harus Diketahui


 

Perulangan ini merupakan sebuah proses eksekusi pada statemen – statemen pada sebuah pemrograman yang terus menerus hingga ada sebuah kondisi untuk bisa menghentikannya. Operasi perulangan while C++ akan selalu dijumpai dalam di bahasa pemrograman C++, hal tersebut karena adanya struktur perulangan akan dapat membantu untuk efisiensi sebuah program. 


Struktur Pada Program While C++

Pada tipe data C++ akan ada tiga jenis struktur perulangan, seperti struktur do while, struktur for dan struktur while. Namun kali ini yang akan kita bahas secara mendalam adalah struktur perulangan while C++. Struktur perulangan while sendiri merupakan sebuah perulangan yang mana akan melakukan pemeriksaan kondisi pada awal blok perulangan. 


Seperti yang sudah kita ketahui bahwa perulangan hanya akan dilakukan jika ada sebuah kondisi yang akan didefinisikan sudah terpenuhi ( jika kondisi tersebut memiliki nilai yang benar ). Hal tersebut berarti jika ada kondisi yang didefinisikan tidak bisa terpenuhi (memiliki nilai salah) maka pada statemen-statemen yang ada dalam blok perulangan itu tidak akan bisa dieksekusi oleh program. 


Adapun bentuk secara umum dari struktur perulangan while itu seperti yang ada di bawah ini :


While (kondisi) { statemen_statemen_yang_akan_diulang;}


Harus selalu diperhatikan bahwa jika akan melakukan perulangan dengan memakai struktur while, kita memang harus selalu berhati-hati untuk menentukan inisialisasi terhadap nilai awal dan juga memanipulasi nilai yang ada tersebut agar perulangan bisa berhenti berdasarkan dari keinginan. Bagi para programmer yang masih pemula, hak tersebut sering sekali dilupakan sehingga perulangan dapat dilakukan secara terus menerus karena pada kondisi yang didefinisikan memiliki nilai yang selalu benar. Struktur perulangan dalam while ini juga bisa untuk dipakai untuk melakukan perulangan yang mempunyai sifat menurun. 


Perbedaan Perulangan Program Do While C++ dan While

Perulangan While dan Do While inj memang sama-sama digunakan untuk melakukan pengulangan beberapa statement di program yang jumlah pengurangannya tidak diketahui, tetapi ternyata keduanya memiliki perbedaan. 


Jika perulangan while C++ ini akan melakukan beberapa eksekusi terhadap perintah dalam sebuah blok jika kondisinya memiliki nilai benar. Namun ketika di awal kondisi sudah salah maka statemen yang ada di dalam blok perulangan tidak akan sekalipun dilakukan eksekusi.
Inilah bagian – bagian struktur pada while :


•    Condition ini adalah sebuah kondisi di dalam perulangan pada program milik kalian, pada kondisi ini kalian hanya harus menentukan nilai akhirnya atau jumlah dalam perulangan di dalam program tersebut. 


•    Statemen di sini menjadi bagian yang dapat diisikan dengan sintak yang lain, misalnya seperti output untuk menampilkan sebuah data dari perulangan yang ada.


Sedangkan perulangan do while adalah perulangan yang akan melakukan eksekusi program 1 kali lebih dahulu, selanjutnya  baru eksekusi statement di do while. 


Tag : Perulangan While, Perulangan Do While, Programmer, Struktur Perulangan While

Cara Penulisan Tipe Data Boolean C++ Pada PHP


 

Jika Anda baru pertama kali belajar tentang algoritma juga pemrograman, pastinya untuk tipe data boolean C++ ini akan terasa begitu asing. Terutama jika dibandingkan dengan tipe data C++ yang biasanya sudah pernah dipelajari. 


Pengertian Type Boolean C++

Tipe data Boolean C++ ini sebenarnya sangat sederhana sekali, karena tipe data yang satu ini hanya bisa diisi menggunakan salah satu dari dua nilai, yaitu FALSE atau TRUEA. Tipe data Boolean tersebut banyak dipakai untuk melakukan percabangan pada kode pemrograman atau untuk memutuskan apa yang harus dikerjakan pada satu kondisi yang sedang terjadi. 


Sebagai contohnya, kita bisa membuat sebuah kode program untuk dapat mentukan apakah sebuah angka yang genap maupun ganjil berdasarkan dari input para penggunanya. Untuk kepentingan yang satu ini memang kita harus melakukan pengecekan lebih dahulu apakah angka tersebut dapat dibagi 2 ( untuk angka yang genap ), atau tidak dapat dibagi 2 (untuk angka yang ganjil ). Tipe data Boolean C++ dapat digunakan untuk menampung kondisi tersebut, yaitu benar maupun salah. 


Cara Penulisan Tipe Data Boolean

Seperti yang sudah dijelaskan di atas tentang Boolean C++ ini pada penulisan tipe data Boolean hanya akan mempunyai dua bila saja, TRUE dan FALSE. Tipe data ini memang yang paling sederhana dalam PHP dan juga di dalam bahasa pemrograman yang lainnya. Fungsi Boolean C++ ini sering dipakai pada pengoperasian logika seperti kondisi IF dan juga perulangan (looping). 


Selain itu variabel benar akan ditampilkan dengan menggunakan angka 1,sedangkan variabel false akan ditampilkan dengan menggunakan staring kosong atau tanpa output. Hal tersebut disebabkan karena jika ditampilkan menggunakan echo, pada tipe data Boolean akan dipaksa berganti dengan menggunakan tipe data string. 


Trik Melakukan Konversi Tipe Data Lainnya Menjadi Tipe Data Boolean
Karena PHP ini merupakan loosely tiped language, atau bahasa pemrograman yang tidak memiliki tipe, maka sebuah variabel bisa dikonversi untuk menjadi tipe data yang lainnya. Berikut ini merupakan aturan untuk tipe data Boolean jika dilakukan konversi ke dalam tipe data yang lainnya :


1.Pada Integer 0 akan dianggap sebagai False.
2. Float 0.0 juga akan dianggap sebagai False.
3. String yang nantinya kosong (‘’’’) dan string “0” ini akan dianggap sebagai False.
4. Array yang tidak mempunyai elemen tersebut dianggap False.
5. Objek yang tidak mempunyai nilai dan juga fungsi, juga dianggap sebagai False.
6. Pada Nilai null dianggap sebagai False. 


Kesalahan dalam sebuah kode pemrograman memang sering terjadi karena pada “konversi “ yang berasal dari tipe data yang lainnya menjadi tipe data Boolean C++, sehingga bisa memungkinkan kita untuk membuat sebuah variabel Boolean menggunakan nilai yang sudah pasti dan tidak akan  bergantung terhadap “konversi “ Boolean dari PHP. 


Tag : Boolean C++, PHP, String, True, False, Konversi, Bahasa Pemrograman

Aplikasi Translator Kode dari Bahasa Pemrograman C++ ke Bahasa Pemrograman Pascal


 

Proses dalam melakukan penerjemah pada sebuah perangkat lunak dari bahasa yang satu ke dalam bahasa lainnya memang sering menjadi kepentingan dalam dunia industri. Melakukan konversi terhadap kode tersebut memang tidak bisa dikatakan mudah untuk dilakukan terutama jika sangat kompleks dan berukuran besar. Seperti pada tipe data dalam pascal dan C ini keduanya memiliki kesamaan, yaitu sama-sama berparadigma prosedural, waktu pertama muncul yang hampir bersamaan, penerus seri bahasa ALGOL dll. 


Agar bisa mendapatkan berbagai aturan penerjemahan dari bahasa C ke bahasa pemrograman Pascal harus menyamakan grammar C++ dan Pascal. Aspek yang biasanya harus ditinjau adalah tipe, variabel, deklarasi variabel, konstanta, struktur program, ekspresi, statement, dll. C++ ini sebenarnya memiliki sifat case sensitive sedangkan Pascal tidak, inilah yang akan memungkinkan penerjemahan untuk nama suatu objek C++ ke pascal bisa menimbulkan error. 


Lex and Yacc

Program Lex ini memiliki fungsi yang dapat menghasilkan scanner, nantinya input yang akan  diterima berupa spesifikasi token dari bahasa tipe data C++. Keuntungan dalam membuat scanner dan parser memakai kakas otomatis Lex and Yacc adalah lebih hemat waktu, tenaga, meminimalisir error dan lebih mempermudah dalam menangani error. 


Code Generator

Code generator ini merupakan subsistem yang memiliki beberapa komponen, yaitu sekumpulan struktur data dan subrutin yang dipakai secara intensif dalam menerjemahkan kode dan menulis hasil terjemahan ke dalam keluaran. Struktur data yang paling penting nantinya dibagi menjadi dua, yaitu AST dan tabel simbol. 


Tabel simbol mempunyai fungsi untuk melakukan penyimpanan seluruh referensi objek pada kode sumber ke dalam memori. Tabel simbol yang akan diimplementasikan pada tugas akhirnya tersebut berupa tabel simbol yang berbasis fungsi hash. 


Program C2P

C2P ini merupakan prototipe dalam pemrograman translator yang akan menerjemahkan berkas yang berisi kode sumber pada pemrograman dalam bahasa C++ ke tipe data dalam Pascal. Program C2P akan memakai keseluruhan komponen dari pemrograman translator ya g sudah disebutkan diatas. 


C2P akan menangani preprocessing dengan menggunakan program eksternal berupa GNU CPP. Pemanggilan program eksternal ini akan dilakukan dengan memakai antar muka sistem UNIX, seperti Fork( ). Agar bisa menerjemahkan struktur bahasa pemrograman Pascal secara utuh, C2P akan memecah proses ke dalam beberapa tahap. 


Pada masing-masing tahap akan melakukan interaksi dengan tahapan yang sebelumnya melalui temporary file. Tetapi tidak semua aspek dalam bahasa C++ akan diterjemahkan. Misalnya seperti fitur kompleks pointer to pointer dan pointer to function tidak akan diterjemahkan. 


Kemiripan antara C++ dan tipe data dalam Pascal memang memungkinkan kode C diterjemahkan ke dalam Pascal secara fully translation, dengan memanfaatkan fitur kompilator Pascal modern. Sebenarnya permasalahan paling sulit itu terdapat pada proses translasi ketika program harus melakukan generate nama yang baru untuk digunakan sebagai simbol yang mengalami konflik. 


Tag : Bahasa Pemrograman Pascal, Bahasa C++, Bahasa Pascal, Translator Kode Pemrograman

Contoh Berbagai Macam Program C++ Yang Paling Sering Digunakan


 

Tipe data dalam C++ memang banyak sekali digunakan untuk berbagai macam aplikasi. Jika masih seorang pemula yang belajar tipedata C++ bisa dijadikan langkah paling awal untuk mengembangkan karir menjadi seorang developer yang handal. 


Jika sudah mengetahui konsep paling dasar pada bahasa pemrograman C++, Anda bisa memanfaatkannya untuk mengembangkan berbagai macam aplikasi C++. Berikut ini adalah contoh aplikasi yang memakai bahasa pemrograman dari C++. 


Sistem Pengoperasian

Ada beberapa sistem operasi yang dikembangkan menggunakan C++, misalnya seperti Windows Microsoft C++ dan Mac OS. Pastinya masih akan menggunakan dukungan dari bahasa pemrograman lainnya, seperti swift. Alasan utama menggunakan coding C++ di sistem operasi adalah kecepatan dalam melakukan eksekusi pada komputer yang merupakan kunci dari sebuah OS bisa berjalan dengan baik. 


Aplikasi Grafis

Pada coding C++ banyak dipakai dalam pengembangan aplikasi untuk mengolah grafis, seperti Adobe, Premiere, Adobe Photoshop Adobe dan Ilustrator. Sebagian aplikasi tersebut akan memerlukan proses image processing yang begitu intensif dan C++ akan dianggap cukup sesuai dalam mengembangkan berbagai program tersebut. 


Melakukan Pengembangan Aksesnya Data Base

Pada bahasa pemrograman tipe data dalam C++ juga banyak dipakai untuk melakukan pengembangan database. Misalnya, MonoDB dan MySQL karena di C++ ini masuk ke dalam bahasa modern yang portabel untuk dipakai dalam melakukan akses di banyak library database. 


Browser

C++ juga dikenal banyak digunakan untuk mengembangkan browser terkenal, seperti Google Chrome dan juga Mozilla Firefox. Pastinya dengan alasan sangat portability yang memang dimiliki oleh C++. Sebab di sebuah browser akan dibuat supaya lebih multiplatform agar lebih bisa memudahkan para penggunanya. 


Browser juga tidak akan dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman C++ saja, tetapi akan membutuhkan bahasa pemrograman yang lainnya seperti Java dan lain sebagainya. 


Media Player

Bahasa pemrograman C++ dapat Anda pakai untuk membuat sebuah aplikasi media Player layaknya Winamp Player yang bisa dikatakan cukup baik sebagai salah satu media untuk memainkan berbagai file audio dan juga video. 


Software Pada Game

Mengembangkan software pada sebuah game 3D yang begitu rumit juga dapat menggunakan bahasa pemrograman C++. Salah satu game yang paling terkenal dan pengembangannya menggunakan pemrograman C++ adalah call of Duty:Black Ops II. 


Tipe data dalam C++ sangat cocok untuk mengembangkan sebuah game karena keperluan pada proses eksekusi yang sangat cepat. Adanya kemampuan yang begitu low level manipulation C++ pastinya bisa melakukan hal tersebut lebih baik lagi dibandingkan dengan menggunakan bahasa pemrograman yang lainnya. 


Mempelajari bahasa pemrograman C++ dengan baik bisa membuat Anda mampu untuk mengembangkan berbagai macam program lebih mudah. Baik itu sebuah aplikasi, database, game sampai media Player. Jika sudah tahu konsep dasarnya maka tidak akan sulit. 


Tag : C++, Tipe Data C++, Program C++, Bahasa Pemrograman C++

Mengenal Fungsi Utama Pemrograman Tipe Data String Pada C++


 

Pada bahasa pemrograman C++ untuk tipe data string C++ memang tidak akan masuk pada tipe data yang dasar. Sebenarnya tanpa kita sadari sebenarnya sudah sering menggunakan string, sedangkan di bahasa pemrograman lainnya string ini lebt dikenali dengan tipe data untuk melakukan akses. 


Namun pada bahasa pemrograman C++ string ini merupakan array  satu dimensi yang berisikan sekumpulan berbagai macam huruf maupun karakter dan akan diakhiri menggunakan karakter yang kosong. Harus diketahui memang pada bahasa pemrograman C++ tidak akan mempunyai tipe data string. 


Pengertian String

String merupakan sederetan berbagai macam simbol yang panjangnya tidak tentu, yang dianggap sebagai panjang satu unit (World Agreement Agenda 0812). String ini bisa berupa huruf, karakter khusus, angka atau karakter unicode. Pada tipe data string C++ akan ada beberapa fungsi yang nantinya dapat digunakan untuk melakukan pengolahan string. 


Fungsi Manipulasi String

String ini bisa dilakukan manipulasi dengan aturan yang tertentu yang mana pada bahasa C++ sudah menyediakan semua itu di dalam pustakanya. Berikut ini adalah beberapa fungsi yang harus dilakukan untuk melakukan manipulasi pada string tipe data C++.


1.Fungsi Strcat

Fungsi yang satu ini akan digunakan untuk melakukan penambahan string sumber kebahagiaan akhir pada string tujuannya. Nantinya ada beberapa file header yang harus di ikut sertakan, seperti : ctype.h dan juga string.h sedangkan bentuk penulisnya adalah strcat (tujuan, sumber).

 

2. Fungsi Strcpy

Fungsi ini akan digunakan untuk melakukan penyalinan string yang berasal dari variabel string tujuan dengan syarat tujuan harus memiliki tipe data beserta ukuran yang sama dari string asalnya. File header yang nanti wajib disertakan, yaitu string.h dengan bentuk penulisannya strcpy(tujuan, asal). 


3. Fungsi Strcmp

Kali yang satu ini digunakan untuk melakukan perbandingan terhadap string yang pertama dengan string yang kedua. Hasil dari fungsi ini akan mempunyai tipe data integer (int). File header yang disertakan pada fungsi satu ini adalah string.h dan bentuk penulisan var_int = strcmp(str1, str2). 


4. Fungsi Strrev

Fungsi ini akan dipakai untuk melakukan pembalikan pada letak urutan yang ada di string. String yang berada di urutan paling akhir akan dipindahkan ke dalam urutan yang paling depan dan begitu seterusnya. File header yang harus ikut disertakan pada string ini adalah string.h, bentuk penulisannya strrev;


5. Fungsi Strlen

Fungsi ini akan dipakai untuk mendapatkan lebih banyak karakter pada string. File header yang nantinya harus disertakan, yaitu string.h dan bentuk penulisan strlen(str) ;.
Jika dilihat sekilas memang begitu sederhana, tetapi fungsi pada tipe data string C++ yang ada di atas begitu memiliki peranan yang penting pada pembangunan sebuah program. Tidak sulit untuk mempelajarinya asalkan memiliki kemauan untuk belajar pemrograman yang benar. 


Tag : String, C++, Tipe Data C++, Fungsi String C++, Fungsi Manipulasi String