X

Saturday, August 8, 2020

Cara Menginstall Ruby di Windows

 

Tertarik belajar ataupun ingin membangun aplikasi menggunakan Ruby ?

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memasang Ruby pada komputer. Lalu bagaimana cara menginstall atau memasangan program Ruby ?

Untuk menjawab pertanyaan itu kali ini kita akan membahas bagaimana cara menginstall atau memasang Ruby di Windows. Sebelumnya yang belum tahu apa itu Ruby silahkan baca Mengenal Bahasa Pemrograman Ruby.

Cara Menginstall Ruby

Ikuti langkah di bawah ini step by step.

1. Download Ruby

Pertama-tama silahkan download program Ruby di website resminya https://rubyinstaller.org.



Silahkan pilih mana yang akan anda download. Pada gambar di atas saya memilih yang paling atas yaitu Ruby+Devkit 2.7.1-1(x64). Ingat (x64) dikhususkan untuk Windows 64 bit, pengguna 32 bit silahkan pilih yang (x86).

Jika anda tidak ingin memasang Devkit pilih Without Devkit.

Selanjutnya anda akan diarahkan untuk mendownload file .exe dengan ukuran lebih dari 100mb utuk Ruby+Devkit sedangkan jika hanya memasang Ruby installer hanya berukuran lebih dari 10mb.

2. Buka file yang telah didownload

Seperti halnya aplikasi lain silhkan klik dua kali pada file .exe yang telah di download. Kemudian akan muncul gambar seperti berikut.



Silahkan pilih I accept the licence kemudian klik next. Selanjutnya pilih folder tempat penginstalan disini saya biarkan default yaitu C:/Ruby27-x64 lalu klik install.
 



Pada jendela baru biarkan default dan langsung klik next.



Selanjutnya tunggu hingga proses instalasi selesai.



Jika sudah selesai klik finis (biarkan tanda centang Run). Akan muncul tampilan pada CMD seperti dibawah. Ketikkan angka 1 kemudian enter dan tunggu hingga proses install MSYS2 selesai.

3. Mengecek Ruby

Langkah selanjutnya adalah mengecek apakah Ruby benar-benar terpasang. Caranya dengan membuka CMD kemudian ketikkan perintah "ruby -v" jika muncul versi ruby seperti pada gambar maka ruby telah terpasang dan siap digunakan.


Friday, August 7, 2020

Alat Terbaik Untuk Perbaikan Bug Pada Pengembangan Python

 

Python dalam bahasa pemrograman adalah salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi yang populer dan memungkinkan untuk kita yang ingin membuat aplikasi dengan lebih cepat sekaligus mengintegrasikan fitur-fitur yang dibutuhkan sehingga bisa lebih efisien. Namun dalam hal pengkodean tentu saja juga akan memakan waktu yang lama apabila seorang programmer tidak bisa menemukan dimana letak kesalahan dari setiap baris kode yang mereka buat. Nah untuk itu disini saya akan memberikan beberapa aplikasi untuk perbaikan bug terbaik pada Python.

Alat Perbaikan Bug Untuk Python Terbaik

Dengan menggunakan alat perbaikan bug tentu saja alat tersebut bisa mengingatkan kita dalam bentuk notifikasi atau dashboard mengenai insight pekerjaan dan juga status pengembangannya. Alat-alat perbaikan bug Python ini akan secara otomatis memberi tahu kepada developer jika terjadi suatu kesalahan. Berikut adalah beberapa alat perbaikan bug untuk python terbaik.

1. Airbrake

Airbrake adalah alat perbaikan bug untuk python terbaik saat ini. Airbrake juga menjadi software yang luar biasa untuk proses pelacakan kesalahan serta perbaikan bug pada Python. Airbrake ini juga merupakan alat realtime yang akan terus memantau dan melaporkan setiap baris kode yang anda tulis. Airbrake ini memungkinkan anda untuk menerima peringatan dari email, Slack, Github atau Jira. 

Kelebihan Airbrake adalah mudah dipasang, sederhana dan bisa diakses melalui website yang sudah dioptimalkan untuk pengoperasian menggunakan seluler. Selain itu Airbrake juga bisa mendukung bahasa pemrograman lainnya.

 

2. Sentry

Selanjutnya ada Sentry yang merupakan alat perbaikan bug open source untuk anda yang sedang mengembangkan aplikasi menggunakan bahasa pemrograman Python. Sentry juga memungkinkan para pengembang untuk dibantu dalam menemukan dan juga memperbaiki bug secara real time. 

 Alat ini bukan hanya mendukung Pythone, namun juga mendukung beberapa bahasa pemrograman yang populer lainnya seperti Javascript, Ruby dan iOS. Hal ini karena Sentry sudah dilengkapi dengan SK pada setiap framework, bahasa, dan juga platform yang bisa dengan mudah Anda integrasikan dalam aplikasi yang anda buat.

 

3. Trac

Alat perbaikan bug untuk pengembangan bahasa Python berikutnya adalah Trac. Trac merupakan alat terbaik untuk mencari bug pythone yang open source sekaligus dilengkapi dengan berbagai macam fitur yang berguna. Trac tidak hanya menjadi alat untuk perbaikan bug, namun juga memungkinkan untuk adna dalam mengelola proyek pada timeline yang sederhana. 

Trac bisa membantu anda dalam menunjukkan semua acara dari proyek yang sedang anda kerjakan sekaligus memberikan akuisisi yang lebih baik lagi untuk proses pengembangan aplikasi yang anda buat tersebut.

 

4. Raygun

Selanjutnya ada Raygun yang juga menjadi alat manajemen bug pada Python yang bisa melacak kesalahan dan juga merekomendasikan bagaimana cara memperbaiki bug tersebut. Kelebihan dari Raygun adalah alat yang sederhana dan mudah untuk digunakan dalam membantu mendiagnosis serta menyelesaikan masalah. 

Raygun bisa mendukung berbagai bahasa pemrograman lainnya seperti iOS, Android, PHP dan NET. Anda hanya perlu menambahkan Raygun dalam pengembangan dan juga pengujian.

 

5. Rollbar

Alat untuk perbaikan bug terakhir pada Python adalah Rollbar. Dimana Rollbar ini menjadi alat yang bagus untuk orang-orang yang sedang mencari pemantauan secara lengkap dari produk atau layanan yang mereka buat. Alat ini bisa mengirimi kalian terkait pemberitahuan secara instan setelah terjadi kesalahan sebelum pengguna memperhatikan kesalahan tersebut. 

Hal terbaik lainnya adalah alat ini bisa secara otomatis mengelompokkan kesalahan serupa bersama-sama menggunakan teknologi sidik jari.

Rekomendasi Framework Terbaik Untuk Pemrograman Python

 

Python adalah salah satu bahasa pemrograman yang cukup populer di dunia. Bahasa pemrograman python menjadi populer karena menjadi salah satu bahasa yang mudah untuk dipelajari dan juga mudah untuk digunakan. Python juga memiliki berbagai macam aplikasi yang bisa kita gunakan untuk membangun aplikasi apa yang kita inginkan. Menjadi bahasa pemrograman yang open source, Python juga bisa digunakan dengan mudah untuk berinteraksi dengan frameworks yang berbeda. Setiap programmer yang memiliki pengalaman tinggi pastinya tidak akan ragu untuk memberi informasi bahwa akan lebih mudah kita membuat aplikasi menggunakan frameworks python.

Rekomendasi Framework Terbaik Untuk Python

Frameworks dalam pemrograman adalah software yang bisa kita gunakan untuk mempermudah proses pembuatan aplikasi, selain itu menggunakan framework juga bisa mengurangi tugas coding. Anda bisa membangun aplikasi menjadi lebih cepat dan juga menyesuaikan dengan preferensi yang ada. Berikut adalah beberapa framework python terbaik yang bisa anda gunakan.

 

1. Flask

Python adalah bahasa pemrograman yang kuat dan serbaguna, untuk itu anda juga bisa menggunakan Python untuk membuat dan mengembangkan aplikasi yang berdiri sendiri. JIka anda berencana membuat aplikasi yang bisa berdiri sendiri, anda bisa menggunakan framework flask untuk Python. Framework flask ini hadir dengan template khusus yang biasanya dikenal dengan Jinja. Namun Anda juga masih bebas untuk memilih template lain yang anda inginkan. Flask sering dianggap sebagai frame terbuka, flask ini juga bisa digunakan untuk membuat API, endpoint dan juga layanan RESTfull.

 

2. Django

Framework terbaik untuk python berikutnya adalah Django. Tidak usah kita ragukan lagi jika Django merupakan frameworks Pythone yang sangat populer saat ini. Django adalah framework yang digunakan oleh programmer Python pemula dan juga berpengalaman untuk membuat dan mengembangkan aplikasi yang ingin mereka buat. Django merupakan framework open source yang bisa membantu anda dalam melakukan berbagai hal dalam dunia pemrograman menjadi lebih cepat. Keunggulan lainnya dari Django adalah Django kompatibel dengan banyak mesin database yang populer di dunia pemrograman.

3. Web2py

Selanjutnya ada web2py yang merupakan framework yang gratis, full stack dan open source yang bisa anda gunakan untuk mengembangkan aplikasi yang berbasis website dengan cepat, portable, aman dan terukur. Fleksibilitas dari Web2py ini berada di tingkat yang berbeda. Dimana Web2py juga menjadi framework untuk Python yang paling portable untuk anda Andalkan. Framework ini menggunakan LDAP untuk otentifikasinya, dengan begitu Anda tidak perlu lagi menginstall dan mengkonfigurasikannya.

 

4. Pyramid

Pyramid merupakan framework python lainnya yang bisa anda gunakan untuk membuat aplikasi berbahasa python. Framework ini biasanya digunakan oleh programmer dan juga pengembang aplikasi di dunia. Dimana biasanya framework ini digunakan untuk aktivitas identifikasi dan routing. Pyramid merupakan framework yang ideal untuk aplikasi yang kompleks dan besar. Jika anda ingin membuat aplikasi yang ditargetkan untuk melayani banyak orang, anda bisa mengandalkan Pyramid. Karena Pyramid juga menjadi framework yang ideal untuk membuat prototipe yang akan digunakan untuk membangun dan mengembangkan API.

 

5. Pylon

Rekomendasi framework terbaik untuk python yang terakhir adalah Pylons dimana Pylons merupakan framework untuk Python yang populer untuk pengembangan website. Framework ini juga mempunyai debugger online yang bisa melakukan tugas terkait pelacakan dan juga memperbaiki kesalahan pada suatu aplikasi. Tentu saja ini bisa menyederhanakan tugas anda dalam membuat aplikasi.

Mengenal Bahasa Pemrograman Ruby



Bagi programer pemula biasanya belum familiar dengan bahasa pemrograman Ruby karena jarang diajarkan sebagai dasar. Lantas apakah bahasa pemrograman ruby itu ?

Pengertian Bahasa Pemrograman Ruby

Ruby merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek berbasis skrip yang dikembangkan oleh Yukihiro Matsumoto (seorang programmer asal Jepang). Karena berbasis skrip, ruby juga bisa disebut bahasa scripting yaitu bahasa yang tidak memerlukan prosedure compile. Bahasa pemrograman ini memiliki kemampuan dasar seperti Perl dan Python.

Ruby dibangun menggunakan bahasa pemrograman C dan bersifat Open Source.

Meskipun di Indonesia jarang diajarkan pada Programer pemula, namun Ruby tidaklah sulit bagi programer pemula.

Sejarah Bahasa Pemrograman Ruby

Yukihiro Matsumoto mulai membangun Ruby pada tahun 1993 dengan tujuan mewujudkan bahasa pemrograman yang dapat ditulis secara efisien.

Dengan menggabungkan beberapa bahasa favoritnya yakni (Perl, Smaltalk, Eiffel, Ada, serta Lips) terciptalah bahasa pemrograman yang diberi nama Ruby.

Nama Ruby diambil dari nama batu bulan kelahiran rekan Yukihiro Matsumoto yang lahir pada bulan July. Penamaan ini juga digunakan pada bahasa Pearl, dimana Pearl merupakan batu kelahiran bulan Juni.

Ruby kemudian dirilis ke publik pada Desember 1995 dan mendapat respon yang baik di negara asalnya yaitu Jepang.

Tidak hanya populer di Jepang, ruby juga populer di seluruh dunia. Hal ini dikarenakan ruby dapat disalin, dimodifikasi, dan didistribusikan ulang, membuat banyak programer dunia ikut menggunakan serta mengembangkan Ruby.

Apa yang bisa saya lakukan dengan Ruby ?

Setelah mengetahui apa itu Ruby, sekarang muncul pertanyaan apa yang bisa saya lakukan dengan Ruby ?

Sama halnya seperti python dan java, ruby juga dapat digunakan untuk membangun aplikasi Desktop. Selain aplikasi desktop anda juga bisa membangun aplikasi WEB seperti PHP hanya saja dengan bahasa yang berbeda.

Framework Ruby yang dikhususkan untuk membangun aplikasi web adalah Ruby on Rails. Framework ini sangat populer dan banyak digunakan oleh website besar.

Berikut beberapa web besar yang menggunakan Ruby on Rails.
  • Github
  • Twitter
  • AirBn
  • Groupon
  • Shopify
  • Hulu
  • SlideShare


Baca Lebih jauh tentang Ruby on Rails

Syntax Dasa Ruby

Berikut beberapa syntax dasar yang diguanakan dalam Ruby.

Menampilkan tulisan

	
puts "Welcome"
	
Jadi untuk menampilkan tulisan pada Ruby digunakan pertintah puts.

Menginput Data

Menginput data disini maksudnya menyimpan sebuah tulisan atau data kedalam variabel sama halnya ketika menggunakan perintah cin pada C++. Pada ruby kita menggunakan perintah gets dengan format seperti berikut.
	
puts "Masukkan nama anda"
name = gets
	

Baca juga Cara Menginstall Ruby di Windows

Thursday, July 30, 2020

Pengertian Compiler

Pada dasarnya perangkat lunak atau aplikasi yang kita gunakan pada PC atau Smartphone disebut sebagai "Program". Program itu sendiri dibuat dengan menggunakan apa yang kita sebut "Bahasa Pemrograman".

Bahasa pemrograman sendiri hanya sebuah bahasa buatan yang dibuat mirip dengan bahasa manusia untuk memudahkan dalam membuat program. Komputer sendiri hanya memahami angka. 

Disinilah Compiler berperan sebagai penerjemah kode sumber yang telah dibuat menggunakan bahasa pemrograman menjadi bahasa mesin yang dipahami oleh komputer.

Compiler merupakan konversi string karakter (kode sumber) yang diterjemahkan dalam bahasa pemrograman menjadi bentuk yang dapat dieksekusi di komputer (kode objek). Proses penerjemahan ini disebut dengan kompilasi.

Tuesday, July 28, 2020

Inilah Perbedaan Bahasa C dengan C++


Bahasa C dan C++ merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi. Bahasa C dikembangkan oleh Dennis Ritchie (seorang ilmuan komputer yang juga membuat sistem operasi Multics dan Unix) bersama Brian Kernighan (ahli komputer sekaligus rekan kerja Dennis di Bell Laba).

Sedangkan bahasa C++ dikembangkan oleh Bjarne Stroustrup yaitu seorang ilmuwan komputer dan profesor di Texas A&M University. Bahasa C++ merupakan turunan dari bahasa C yang mana awalnya dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix.

Meski C++ tergolong keturunan dari bahasa C akan tetapi kedua bahasa pemrograman ini berbeda. Berikut beberapa perbedaan antara C dengan C++.

1. Bahasa C bersifat prosedural ( dilakukan dengan memberikan serangkaian perintah yang berurutan. Sedangkan bahasa C++ bersifat pemrograman object oriented (OOP).

2. Bahasa C memiliki kecepatan pemrosesan yang lebih cepat dibandingkan C++. Bahasa C bahkan menjadi bahasa ke 2 tercepat setelah Assembly.


3. Bahasa C banyak digunakan untuk membangun OS atau sistem Operasi sedangkan C++ lebih diperuntukkan membangun perangkat lunak yang berjalan di OS.

4. Perbedaan utama bisa kita lihat pada penulisan kodenya. Sebagai contoh disini kita akan membuat program yang menampilkan "Hello World!" Dengan c++ dan C.

C

#include <stdio.h>

int main (){
    printf ("Hello World!");
    return 0;
}

C++

#include <iostream>

int main() {
  cout<<"Hello World!";
  return 0;
}

Dari kode di atas kita dapat melihat bahasa C menampilkan string dengan menggunakan printf sedangkan pada C++ menggunakan perintah cout.

Itulah beberapa perbedaan antara bahasa C dengan C++, semoga artikel ini membantu serta menambah wawasan pembaca.

Pengertian Gradle, Fungsi, serta Cara Instalasi



Para programmer android khususnya pengguna Android Studio tentunya sudah tidak asing dengan yang namanya Gradle. Namun apakah kalian tahu apa itu Gradle serta apa fungsinya ??

Pengertian Gradle

Gradle merupakan sebuah program yang dirancang untuk melakukan build secara otomatis. Oleh karena itu Gradle juga disebut sebagai build-tool. Gradle didesain agar dapat membuat multi-project yang berskala besar. Selain Java gradle juga dapat dijalankan  dengan bahsa pemrograman lain contohnya C++, JavaScript, Kotlin, Groovy, dan lain-lain.

Sebelum munculnya Gradle, dunia pemrograman lebih dulu diperkenalkan  dengan Ant dan Maven. Kedua tools ini memiliki fungsi utama yang sama seperti gradle yaitu sebagai build-tool. Gradle baru muncul pada tahun 2012 dengan membawa fitur yang efisien dari kedua tools sebelumnya.

Skrip build Gradle ditulis dalam Groovy. Mengapa Groovy ?
Sebab fokus utama dari Gradle adalah proyek java, dimana Groovy menawarkan transparasi terbesar bagi orang yang menggunakan java, selain itu sintaks dasar Groovy sama dengan Java.

Gradle dapat diunduh langsung di website resminya https://gradle.org/. Anda dapat menggunakan CMD untuk menjalankan gradle, tentunya dengan beberapa konfigurasi terlebih dahulu. Selain itu ada empat tools yang bisa anda konfigurasikan dengan gradle seperti Android Studio, Eclipse, IDEA (Jet Brains), serta Netbeans.

Fungsi Gradle

1. Gradle membantu menghindari pekerjaan yang tidak perlu dengan hanya menjalankan pekerjaan yang perlu dikerjakan.

2. Gradle membantu mengatur dependencies atau library apa saja yang ingin di gunakan oleh programer.

3. Mengunduh berbagai pustaka atau library yang diperlukan untuk membangun project.

Instalasi Gradle


 Persyaratan utama agar bisa menginstall Gradle komputer telah terpasang Java. Untuk cara instalasi java dapat anda baca di postingan Pengertian dan Cara Menginstall Java JDK di Windows. Jika sudah terpasang java silahkan ikuti langkah di bawah :

1. Download Gradle di https://gradle.org/releases/. File berformat zip.
2. Extract hasil download tadi di directory anda contohnya "C:\gradle-4.10.3".
3. Klik kanan pada This Pc -> Properties  pada directory anda.



4. Selanjutnya pilih Advanced system settings



5. Klik Environment Variables -> Path -> Edit



6. Pada jendela baru silahkan klik New -> Tambahkan lokasi bin gradle anda -> Ok



Langkah terakhir dengan melakukan pengecekan, buka cmd kemudian ketikkan "gradle -v" maka akan muncul seperti pada gambar.