X

Sunday, August 9, 2020

Bahasa Pemrograman Paling Populer di Dunia

 

Bahasa pemrograman merupakan bahasa yang dikhususkan untuk membuat sebuah program atau aplikasi. Dulu kita kenal bahasa pemrograman bernama Assembli dimana bahasa ini termasuk bahasa tingkat rendah sebab masih jauh dari bahasa manusia.

Level bahasa pemrograman ditentukan dari seberapa mirip dia dengan bahasa manusia. Semakin mirip maka semakin mudah untuk di pahami.

Belakangan ini banyak bermunculan bahasa pemrograman, entah itu dari pengembangan bahasa sebelumnya ataupun belum ada sebelumnya. Dari banyaknya bahasa pemrograman ini, terdapat beberapa yang paling banyak digunakan atau populer di seluruh dunia.

Beberapa Bahasa Pemrograman yang Populer di Dunia

8. Ruby

Ruby merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek berbasis skrip yang dikembangkan oleh Yukihiro Matsumoto (seorang programmer asal Jepang). Karena berbasis skrip, ruby juga bisa disebut bahasa scripting yaitu bahasa yang tidak memerlukan prosedure compile. Bahasa pemrograman ini memiliki kemampuan dasar seperti Perl dan Python.

Baca juga : Mengenal Bahasa Pemrograman Ruby

7. TypeScript

TypeScript merupakan bahasa pemrograman berbasis JavaScript yang diperkenalkan oleh Microsoft. Bahasa ini ditujukan untuk programer yang ingin membangun aplikasi kompleks berskala besar dengan basis JavaScript.

TypeScript hadir dengan fitur strong-typing dan konsep pemrograman OOP klasik. Bahasa ini dapat digunakan di lingkungan tempat JavaScript sebab ketika TypeScript di compile, diubah ke kode JavaScript.

6. C

Bahasa C merupakan salah satu bahasa pemrograman tertua. Meskipun sudah ada sejak lama, C tetap menjadi salah satu bahasa pemrograman yang populer hingga sekarang. Bahasa ini banyak menjadi acuan programer lain dalam membuat bahasa baru.

Bahasa C awalnya dibuat untuk porting OS komputer yang disebut UNIX.

Dengan bahasa C programer dapat membuat perangkat lunak tertanam, aplikasi ponsel cerdas, dan pengembangan game.

5. C++

C++ merupakan turunan dari bahasa C yang menjadi populer sama halnya seperti bahasa C sebab memiliki beberapa kesamaan hanya saja memiliki level yang lebih tinggi dan mudah dipahami manusia.

C++ masuk kedalam bahasa pemrograman berorientasi objek atau biasa kita kenal dengan sebutan OOP. Bahasa ini biasa digunakan sebagai dasar dalam mempelajari bahasa pemrograman sebab mudah dipahami.

Baca juga : Apa Perbedaan Bahasa C dengan C++ ?

4. PHP

PHP (Hypertext Preprocessor) merupakan bahasa pemrograman berbasis web yang berjalan di sisi server. Dengan menggunakan PHP anda dapat membangun berbagai layanan web yang memungkinkan penggunaan database.

PHP termasuk kedalam bahasa skrip seperti JavaScript, Perl, Phyton, dan Ruby. Bahasa Skrip adalah bahasa yang tidak memrlukan prosedure compile. Untuk dapat mengggunakan PHP anda harus menginstall XAMPP atau WAMP terlebih dahulu.

Baca juga : Mengenal dan Menginstall XAMPP

3. Java

Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek (OOP) yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi desktop maupun aplikasi mobile seperti android. Bahasa ini menjadi sangat populer terlepas dari kelebihannya yang mampu berjalan di hampir semua Sistem Operasi.

Seiring dengan perkembangan teknologi muncul ponsel pintar dan populer saat ini yaitu Android yang menjadikan java sebagai bahasa utama. Sehingga pembuatan perangkat lunak android ini lebih mudah menggunakan Java meskipun dapat dibangun menggunakan bahasa lain akan tetapi ujung-ujungnya akan dikompile menjadi bahasa java.

2. Phyton

Phyton merupakan bahasa pemrograman serbaguna yang mulai dikembangkan pada tahun 1991 oleh programer Belanda bernama Guido van Rossum. Disebut serbaguna sebab dengan Phyton, dapat membangun aplikasi desktop, mobile, bahakan WEB.

Dalam dunia WEB phyton menawarkan Framework yang memudahkan dalam pembuatannya yaitu Django

1. JavaScript

JavaScript merupakan salah satu bahasa utama yang digunakan untuk membangun situs web. Pada umumnya JavaScript digunakan sebagai bahasa client side akan tetapi dengan munculnya teknologi Node Js kini JavaScript bisa digunakan di sisi server.

Jika digunakan pada sisi client atau client side, JavaScript dapat membuat website menjadi lebih interaktif, menambahkan perintah, ataupun menambahkan animasi yang tidak dapat dilakukan dengan CSS dan HTML saja.

Perkembangan lain dari JavaScript yaitu dengan munculnya Ajax yang dapat mengambil data dari server tanpa memuat ulang halaman. Kegunaan ajax ini sangat banyak di terapkan pada website-website sekarang ini.

Bagikan artikel ke:

Facebook Google+ Twitter

0 comments:

Post a Comment